KENANGAN DI MUSEUM MANDAR
Waktu saya mau berangkat ke majene untuk menuju ke mseum mandar saya dan teman-teman, lama untuk menunggu mobil, saat mobil datang, saya dan teman-teman yang lainnya berangkat ke majene untuk penelitian, setelah sampai di majene saya dan teman-teman melapor kepada pemaga museum itu.
lalu pemaga itu berkata kalau masuk ade harus membayar Rp3000per orang tapi kita itu selalu sabar dan kami membayarnya, setelah itu kita di bukakan gerbang dan memberi kita sebuah buku untuk di bacanya, dan saat kami masuk, saya dan teman-teman berfoto bareng, seruh bangat loh tapi ada juga sih yang tidak seruh saat saya dan teman-teman melihat gambar itu yang terkena penyakit yang saya tidak tau, tapi munkin teman saya tau penyakit apa yang di derita orang-orang dulu, dan semacam alat-alat dapur seperti tempat nasi, parut, kelapa, dan lain-lainnya,saya dan teman-teman memotret gambar itu. Dan kami bersiap untuk keluar dari museum itu dan setelah kami keluar ada orang kecelakaan naik motor, kaki orang itu berdarah dan motornyapun rusak.
tapi alhamdulillah ada juga orang yang mau membantunya untuk memperbaiki motornya. Kami kaget karna kami kira orang yang berkelahi tapi ternyata orang kecelakaan naik motor.
saat kami selesai penelitian di museum mandar saya dan teman-teman pamit pulang. Saya masih sempat bertanya pada pemaga museum itu dan kami bertanya di mana sebagian yang bagus di tempati penelitian lalu dia menjawabnya “di pemakaman raja nak” lalu kita berterima kasih kepada pemaga itu dan kami pamit dan kami melanjutkan penelitian di pemakaman raja itu. Lalu kami jalan menuju pemakaman itu, tapi kami tidak di mana letaknya pemakaman itu, dan kami liat ibu-ibu di pinggir jalan, dan kami bertanya di mana letak pemakaman raja di sini bu, lalu ibu menjawabnya saya jugatidak tau nak, lalu kami berterima kasih kepada ibu itu, dan kami melanjutkan prjalanan kembali, tapi kami semua sangat cape, dan kami kayak orang ke laparan di pinggir jalan, ada orang yang liat kami dan menertawai kami, saya dan teman-teman malu sekali,
tapi kami cuekin aja, dan setelah itu tiba-tiba kami sampai di pemakaman raja itu dan kami mau masuk tapi kami dilarang, karna di pemakamn itu bukan sembarangan orang bisa masuk, tapi kami ini lancang masuk setelah kami di dalam kami tau, ternyata bukan pemakamn yang biasa dan tempatnyapun sangat bersih melebihi dari rumah kita.
pemaga pemakaman itu datang dan memarahi kami dan dia bertanya untuk kepentingan apa kalian masuk kesini lalu kami berkata, kami mau penelitian pak, lalu di tanya nya kembali, kalian punya uang, pasti kalian tidak punya uang kan, kami merasa sangat di lecehkan, dan terpaksa kami kembali pulang karna kami sangat takut sama orang itu, dan kami tidak jadi penelitian di pemakaman raja itu.
inilah kisah sebuah critaku...............
lalu pemaga itu berkata kalau masuk ade harus membayar Rp3000per orang tapi kita itu selalu sabar dan kami membayarnya, setelah itu kita di bukakan gerbang dan memberi kita sebuah buku untuk di bacanya, dan saat kami masuk, saya dan teman-teman berfoto bareng, seruh bangat loh tapi ada juga sih yang tidak seruh saat saya dan teman-teman melihat gambar itu yang terkena penyakit yang saya tidak tau, tapi munkin teman saya tau penyakit apa yang di derita orang-orang dulu, dan semacam alat-alat dapur seperti tempat nasi, parut, kelapa, dan lain-lainnya,saya dan teman-teman memotret gambar itu. Dan kami bersiap untuk keluar dari museum itu dan setelah kami keluar ada orang kecelakaan naik motor, kaki orang itu berdarah dan motornyapun rusak.
tapi alhamdulillah ada juga orang yang mau membantunya untuk memperbaiki motornya. Kami kaget karna kami kira orang yang berkelahi tapi ternyata orang kecelakaan naik motor.
saat kami selesai penelitian di museum mandar saya dan teman-teman pamit pulang. Saya masih sempat bertanya pada pemaga museum itu dan kami bertanya di mana sebagian yang bagus di tempati penelitian lalu dia menjawabnya “di pemakaman raja nak” lalu kita berterima kasih kepada pemaga itu dan kami pamit dan kami melanjutkan penelitian di pemakaman raja itu. Lalu kami jalan menuju pemakaman itu, tapi kami tidak di mana letaknya pemakaman itu, dan kami liat ibu-ibu di pinggir jalan, dan kami bertanya di mana letak pemakaman raja di sini bu, lalu ibu menjawabnya saya jugatidak tau nak, lalu kami berterima kasih kepada ibu itu, dan kami melanjutkan prjalanan kembali, tapi kami semua sangat cape, dan kami kayak orang ke laparan di pinggir jalan, ada orang yang liat kami dan menertawai kami, saya dan teman-teman malu sekali,
tapi kami cuekin aja, dan setelah itu tiba-tiba kami sampai di pemakaman raja itu dan kami mau masuk tapi kami dilarang, karna di pemakamn itu bukan sembarangan orang bisa masuk, tapi kami ini lancang masuk setelah kami di dalam kami tau, ternyata bukan pemakamn yang biasa dan tempatnyapun sangat bersih melebihi dari rumah kita.
pemaga pemakaman itu datang dan memarahi kami dan dia bertanya untuk kepentingan apa kalian masuk kesini lalu kami berkata, kami mau penelitian pak, lalu di tanya nya kembali, kalian punya uang, pasti kalian tidak punya uang kan, kami merasa sangat di lecehkan, dan terpaksa kami kembali pulang karna kami sangat takut sama orang itu, dan kami tidak jadi penelitian di pemakaman raja itu.
inilah kisah sebuah critaku...............
Tidak ada komentar:
Posting Komentar